Jumat, 26 September 2025

 "BERBURU PUTRA MAHKOTA DIANTARA PERDANA MENTRI"

Membering hanyalah nomer dari identitas para hantu tanpa kabaret.

BPJS serta KTP yang tersita dari perampasan aset yang ada hanyalah para perompak.

Mentri hanyalah menti diantara Dokter dan Polisi diantara duta serta Perdana mentri.

Bukan karena keluguan atau kesucian kita berperang diantara perdamaian.

BERBURU PUTRA MAHKOTA DIANTARA PERDANA MENTRI.

Hantu para hantu ketika panglima tercopot ataukan dipecat tigapuluh tahun.

BERBURU PUTRA MAHKOTA DIANTARA PERDANA MENTRI.

Hantu tetaplah hantu dari kabaret hitam yang hilang ular dan anjing yang kita lepas untuk berburu.

Diantara  hutan banyak burung twitter dan tikus dimana harimau hantalan diantara tikus hanyalah TBS hingga rabies.

Pion hanyalah pion diantara kurcaci dan benteng kita berburu bagai perompak daratan lautan hingga udara.

Dinding hanyalah dinding antara malam dan rembulan diantara jam dinding ada benteng.

Perang hanyalah perang bagai berburu dimana amunisi diantara emas dan buruan.

 

 

Jumat, 19 September 2025

 "SEMANGAT PARA HANTU PANGLIMA"

Tanah hanyalah tanah yang harus dicium bagai pusaka sang merah putih.

Hantu darat,hantu laut,hantu udara punya panglima besar bukan karena kabaret.

Tanah berpijak diantara semak dan sawah hingga gunung yang merekah diantara rengkah gunug.

Harapan hanyalah harapan kabaret yang usang hingga hilang hitam mencekam ekrtim.

SEMANGAT PARA HANTU PANGLIMA saya dipecat dari militer mungkin karena saya raja tega.

Banyak pekerja'an rumah dan soal dari australia timur leste hingga TEHERAN PERSIA IRAN.

SEMANGAT PARA HANTU PANGLIMA bukan karena keluguan dokter maupun kepintaran para polisi.

Banyak emas tak tau ujutnya seperti apakah uang bukan jadi ukuran satu pena,polpen lebih berharga dari pada saya patahin.

Untuk apa juga dokter hanya demi kabaret bunga desa itu harum namun butuh lebah masa berseminya.

Kegagalan tiga bulan mengakibatkan stunting mungkin kita kekanak-kanakan tangan kita tak lembut lagi bahkan kasar.

Untukmu negeri mungkin kita tak mengerti batumulia hajar aswad bahkah permadani iran.

Kata tiada kata,tak ada bisikan kalau ada sumur diladang terimakasih saya dipecat dari panglima.

 

 

Jumat, 05 September 2025

 "RATAPAN PARA DOKTER DIANTARA PUTRA MAHKOTA"

Bukan sekedar meramal diantara kesucian mata ilahi banyak makna dari telek sandi.

Mata najwa kadang berganti hitam putih akankah para dokter takut terpukul hingga lari dari medan perang.

Bukan saja kesucian begitu banyak kegelapan diantara kecantikan bumi yang ada peperangan dunia.

Mata bati bukan saja qolbu sebagai bisikan diantara kita tak ada bisikan yang ada kitab suci yang selalu meramal diantara bintang kehidupn.

RATAPAN PARA DOKTER DIANTARA PUTRA MAHKOTA banyak peperangan diantara keluarga takutkah kamu terpukul.

 Kecantikan bumi kesucian bumi yang selalu terpukul diantara abu abu darah diantara kegelapan dunia.

 RATAPAN PARA DOKTER DIANTARA PUTRA MAHKOTA militer hanyala persimpangan diantara perdamaian bumi haruskah air mata menetes membasahi bumi dikecantikan dunia.

Kepitaran tangan dokter rumah sakit jiwa bahkan rumah sakit umum hilangkah nuranimu diantara manusia banyak militer tak terobati TNI dan POLISI diantara rakyat terkadang dikirin kenegeri seberang diantara perdamaian dunia perangnya para pribumi.

Gugur bunga diantara bukit berbunga ,bunga desa hanyalah hiasa meja kemeja.

Banyak ramuan diantara meja diantara cermin ajaib,koco benggolo untuk meramal tanganmu begitu lugu kejamkah diriku.

Guru berbagai guru ada resih ada priyai putra mahkota diantara peperangan masih meratapkah.

Buah bibir bisik-bisik tetangga kenapa negeri dokter meratap pada apace Amerika merasa amankah para polisi.