Rabu, 28 Juni 2023

JOLLY ROGER

"JOLLY ROGER"
Hantu laut serta pasukan perompaknya.
Periang yang baik,hidup tak selalu baik kadang hidup jadi meriam senjata penghancur Tuhan.
Hantu tak semuanya biadap dalam peradapan.
Pengembara kadang kala haus jiwan tuanya.
Hidup tak selalu periang kadang menjadi alutsista yang kejam Tuhan.
Merah tak selamanya merah kadang menjadi hitam.
Mawar tak selamanya merah kadang menjadi mawar hitam.
Putih tak selamanya putih suci kadang menjadi kelabu atau abu-abu.
Melati tak selamanya wangi melati menanti selalu dahaga bahkan pecah seribu.
Hantu laut.
Hantu dara.
Hantu udara.
Pasukan hantu yang mengembara menjelajahi negeri dan kota.
Jiwa tua yang asing dalam kehidupan selalu berubah nama dan julukan.
Pasukan Nusantara selalu ditakuti dunia yang lalu hingga kini.
Jiwa putih dan hitam 2023 ini tahun kegelapa semua negara.
Mentari terbit ditimur bagai terbit dibarat.
Sang Surya terbenam dibarat bagai terbeman ditimur.
Memasuki altar mengisi ritual kehidupan.
Apa kabarmu para hantu lalu,kini dan peradapan yang akan datang.
Dibawah periang yang baik JOLLY ROGER.
Jangkar Jaya baya  dan kompas kehidupan jiwa tua, periang para sesepuh.

Selasa, 27 Juni 2023

INDIGO

"INDIGO"
Nila bagai ikan dalam kolam yang dicari untuk sebuah harapan.
Aura tak harus biru kadang ande-ande lumut atau hijau lumut dari kejaya'an beda warna tiap daerah.
Nuansa alam tak menentu hukum alam perlu dijalani.
Aura kadang sulit ditelusuri namun bisa dirasa.
INDIGO Nusantara penuh misteri semua negara menjelajahi.
Jamrud khatulistiwa mutiara hitam banyak dicari.
INDIGO indra ke-enam paranormal bagai telepati suara hati untuk manusiawi.
Jiwa mistis perlu ditempa suara hati perlu diasah.
Cakrawala azura langit biru rimba raya batara hijau daun.
Lingkar kehidupan dari segi tiga perisai.
Cakra rasanya bagai Tigaraksa ibarat kopi dalam gelas tiga rasa jadi satu.
Lingkungan hanyalah wadah dimana cawan nila adalah raga dan sukma INDIGO ruang paranormal.

Jumat, 23 Juni 2023

TELIK SANDI

"TELIK SANDI"
Mata mata,mata tuhan,pembawa pesan, mengembara,pujangga,panglima,kepala suku, atau perwira.
Menjadi telik sandi dan panglima perang lebih sulit daripada saudagar.
Menjadi hantu diantara hantu:
Hantu darat.
Hantu Laut.
Hantu Udara.
Menjalani nestapa dan nista jauh dari kehangatan sanak keluarga bahkan sang Dewi.
Menelusuri berbagai rintangan digaris depan walau kadang telik sandi panglima perang mengalami kepunahan.
Mengisi atau memutasi,menangguhkan (memblokir) diri,dari pemerintahan atau keraja'an yang selalu berubah peradapan bahkan misteri.
Menopang keamanan walau kadang identitas sulit dicari bahkan tak masuk daftar intelijen militer pemerintah.
Mencari upah bukan hal penting walau sebuah upah hal yang penting.
Masih dinegeri ini walau pun baru tapi harus mengerti betapa sulit adaptasi.
Merubah diri diantara kode etik,etika bahka etilen budaya yang di tempati.

Kamis, 22 Juni 2023

AIR

"AIR"
Hilang bagai tak beralam hadir merajut asa.
Mata kehidupan entah kemana,panca indra raga mulai tua.
Hukum alam begitu besar entah dimana rimbanya.
Mimpi hanyalah bias dahaga.
AIR buas tak terkira liar karena terbelenggu.
Pantun janda hanyalah twitan (celoteh) ditengah perang sang pujangga diantara pasukan.
Air dahagaku tehadap buaian cinta diantara kasih sayang yg selalu lenyap.
Puing medan laga seakan rungkad (rugi), saat upah tak seberapa namun cukup menghangatkan dahaga bidadari manusiawi.
Pengetahuan selalu langka bagai ilmu yang dicari,mengalir lalu menguap ditelan dahaga.
Dituang dalam kitad suci tak pernah sempurna karena aus pada peradapan.
Para pahlawa dinanti yang haus belaian.
Dibumbui diracik manis dan asinnya kehidupan,hanya sebuah keringat asam bagai cukak namun penuh penantian bagi sang Dewi.

Minggu, 18 Juni 2023

LADANG

"LADANG"
Mentari diatas gunung ada kalanya terang dan gelap.
Air mengalir dibukit antara ruas semak dan sawah.
Mutiara Sriti atau walet terbang bebas penuh hasrat.
Awan masih dilangit menyambut Surya dan bulan.
LADANG tempat meluapkan hujan,panas,dahaga dan lapar.
LADANG adalah pabrik kebutuhan hidup (biologis) lahan ego.
LADANG kadang subur dan gersang bahkan beringas.
LADANG sawah lahan atau kebun hanyalah alas panen sepah,mengunduh sepah,sepah hanyalah rasa.
Hati senang amat tenang.
Bangun pagi begadang malam.
Hati senang amat tenang.
Buka LADANG,buka lahan,babad alas jadi senang,cangkul yang dalam benihpun ditanam.

AYAH

"AYAH"
Cahaya... aku didalam kegelapa nestapa.
Gerhana aku tertutup alam keibuan.
Cinta... AYAH,malaikat tak bersayap.
Gembala... keluarga diantara kaki surga dan jurang neraka.
AYAH dibawah pohon yang rindang,mimpi seakan menyihir.
Rusa bercumbu pada hasrat.
AYAH duniawi mimpi para Dewi.
Ranum raga semakin layu,jiwa semakin terbui,Sukma semakin senyap.
Nafas AYAH mencukupi buah hati.
Api AYAH kolam renang (LIVERPOOL) hawa sang ibu.
Nikmat AYAH seindah emas putih,sehalus sutra.
Alam AYAH rotasi hitam putih,abu-abu,mistis dan misteri.

Sabtu, 17 Juni 2023

APLIKASI

"APLIKASI"
Butuh proses menghadapi kehidupan manusia.
Panjang pendeknya logika diantara rasio.
Bukan keinginan menjadi yang sempurna.
Pangkal yang dalam atau dangkal bukan ukuran suatu kenikmatan.
APLIKASI hanyalah suatu adaptasi peradapan.
Sanggupkah fiksi nan fikti menghadapi ediologi.
APLIKASI hanyalah renungan yang tertuang kode etik.
Semesta dalam angka atau abjad matrix.
Mata kehidupan melebihi segala panca indra.
Bintang adalah sebuah APLIKASI pentagram.
Memasuki altar penuh pengorbanan.
Bias hasrat,pelangi rasa,dahaga kepuasan.

MENGINKARI

"MENGINGKARI"
Bintang gelap tiada cahaya bukan karena gerhana atau awan kelabu.
Tatanan sang Surya manual ditangan Tuhan.
Bungah disemai Cinta sayang,walau hasrat sulit diterka kasih.
Tiupan asmara kerap menyihir,merajam tiap insan keluh kesah.
MENGINGKARI ruas dan ruang sendi cinta sejoli.
Makin kenal kian makin lupa.
MENGINGKARI jati diri manusia,fitrah merajut tirai penghalang.
Mengorbankan harga diri,memerah susu penjual jiwa,diperbudak keangkuhan tertatih.
Rantai kehidupan kala MENGINGKARI hukum alam dimana rimbanya.
Sirna menyapa bukit yang gersang muram tersipu.
Rintihan desah nestapa masihkah MENGINGKARI diri.

TESISIH

"TERSISIH"
Laila(malam) betapa anggun kegelapanmu.
Walau kegelapan pekat berselimut duka.
Laila (malam) seakan tersenyum dalam keterasingan.
Wadah Laila,cawan Laila,loka Laila,hasrat Laila.
TERSISIH dalam belenggu cinta.
Titik pilu duka sang agama.
TERSISIH dalam benteng keluarga,tinggi menjulang.
Tapak tilas kasih-sayang tiada arti.
Laila ketika cahaya menyakiti,ku terbakar bagai sang gagak.
Menyapaku dalam sayatan asmara,ku TERSISIH.
Linangang air mata hati,yang misteri,menoreh luka qolbu.
Merintih tak kasat mata,TERSISIH sembunyikan kesedihan.
Oh... Luka.
Oh... Merintih.
Oh... Tirani.
Oh... Kegelapan.
TERSISIH.